North Sumatra Tropical Adventure
Jika anda ingin menikmati perjalanan wisata yang tidak sekedar melihat dan menikmati panorama alamnya, maka berpetualang adalah pilihannya dan sumatera utara dapat menjadi pilihan yang tepat untuk dijelajahi.
Sumatera utara dikenal memiliki berbagai obyek-obyek wisata alam yang sangat variatif, unik, menarik dan menantang untuk dijelajahi.
Dari keindahan dan keunikan gunung berapi, menyusuri sungai dengan berarung jeram, menjelajahi hutan di Taman Nasional, maupun aktifitas petualangan lainnya seperti bersepeda gunung, paralayang, menyusuri gua dan memanjat tebing dapat anda nikmati dengan mengeksplorasi pesona alam di propinsi ini.
Siapa yang tidak kenal Danau Toba, yang terbentuk dari letusan maha dasyat gunung api pada zaman purba. Posana keindahan dan keunikan alam dan budaya masyarakatnya tidak akan dapat selesai dijelajahi hanya dengan hitungan hari.
Di perbatasan Kabupaten Tobasa dan Asahan terdapat sungai Asahan dengan jeram-jeramnya yang liar dan ganas. Sungai ini bagi pehobi arung jeram termasuk dalam katagori kelas internasional.
TREKKING
Lokasi yang paling ideal untuk menjelajahi hutan adalah mengunjungi Taman Nasional Gunung Leuser. Sebagian kawasan Taman Nasional Gunung leuser berada di wilayah Sumatera Utara. Berbagai jenis satwa dan tumbuhan khas hutan hujan tropis dapat dijumpai di kawasan ini. Kawasan ini merupakan habitat dari lima jenis mamalia besar yang langka dan dilindungi, yaitu harimau, gajah, badak, orang utan dan beruang.
Terdapat dua pintu masuk utama bagi wisatawan untuk menjelajahi kawasan hutan taman nasional ini. Kedua tempat ini berada pada wilayah yang berbeda dengan keunikan dan daya tarik yang berbeda pula. Yang telah cukup dikenal adalah Bukit Lawang di Bohorok. Dapat dicapai sekitar 2 setengah jam dari kota Medan ke arah Bohorok. Di sana terdapat Pusat Rehabilitasi Orang Utan, yang merupakan satwa langka yang dilindungi. Sebagai fasilitas pendukung, disana juga tersedia penginapan dengan harga yang bervarasi.
Pintu masuk yang lain adalah melalui Desa Tangkahan. Kawasan ekowisata Tangkahan berjarak 100 km dari kota Medan. Dapat dicapai melalui kota Stabat dan kemudian berbelok kearah Batang Serangan. Tangkahan merupakan kawasan ekowisata yang berbasis masyarakat. Di Kawasan Ekowisata Tangkahan, pengunjung dapat menikmati atraksi Menunggang Gajah (elephant safari trek), melintasi jalur patroli pengamana hutan bersama petugas yang sekaligus juga bertindak sebagai pawang (mahot) gajah.
MENDAKI GUNUNG
Jika anda hobi mendaki gunung, jangan tinggalkan kesempatan untuk mendaki puncak sibayak dan sinabung. Kedua gunung berapi yang masih aktif ini, termasuk gunung yang populer didaki oleh para wisatawan domestik maupun mamcanegara.
Gunung Sibayak terletak didataran tinggi Karo dengan ketinggian 2.094 meter dari permukaan laut. Puncak gunung ini ini bisa dicapai dari tiga jalur pendakian, yaitu : dari desa Raja Berneh (Semangat Gunung/Doulu), rute kedua dari kota Brastagi. Sedangkan rute ketiga adalah rute 54 (Panatapan) yang merupakan tempat persinggahan untuk beristirahat (rest area) di jalan lintas Medan - Brastagi. Di lokasi ini banyak terdapat warung-warung penjual jagung rebus dan jagung bakar. dua rute yang pertama termasuk katagori moderat, merupakan rute populer mendaki gunung Sibayak, dari rute ini puncak sibayak dapat dicapai sekitat 3 ? 4 jam pendakian. sedangkan rute ke tiga sedikit lebih menantang karena pendakian harus melintasi kawasan hutan sibayak dan sebagian pendaki lebih memilih berkemah di perjalanan sebelum melanjutkan perjalanan pada subuh esoknya untuk mendapatkan kesempatan menyaksikan sunrise atau matahari terbit dari puncak gunung.
Gunung sinabung tidak kalah menarik untuk didaki. Jalur yang umum dipilih oleh pendaki adalah melalui Lau Kawar. Lau kawar merupakan danau dataran tinggi yang memiliki panorama alam yang indah. Ada baiknya berkemah dulu ditepi danau sebelum mendaki puncak sinabung keesokan harinya. Dari danau ini puncak Sinabung dapat dicapai 3 ? 4 jam pendakian menyusuri hutan dan trek batu menanjak. Jika cuaca cerah, panorama danau toba akan terlihat di kejauhan. Sebuah pemandangan yang indah dan menakjubkan.
ARUNG JERAM
Salah satu yang mulai populer saat ini adalah kegiatan berarung jeram.
Kegiatan wisata berarung jeram ini dapat diikut berbagai kalangan dan lapisan masyarakat, tergantung dari tingkat kesluitan sungai yang diarungi. Di sumatera utara terdapat tiga sungai yang menjadi pilihan dalam wisata ini, yaitu sungai Asahan, wampu dan Bingei. Sungai Asahan tergolong ekstrem. Sungai ini memiliki tingkat kesulitan hingga kelas 5, jadi sebaiknya diikuti oleh para profesional atau yang sudah memiliki pengalaman. Sedangkan sungai Wampu dan Bingei termasuk katagori kelas 2 ? 3, jadi relatif aman untuk diarungi baik bagi pemula maupun anak-anak. Untuk anak-anak disarankan berumur 7 tahun ke atas.
Dengan perlengkapan yang standar, didampingi pemandu yang terlatih serta menerapkan prosedur keamanan dalam mengarungi sungai, dapat dijamin anda akan menikmati petualangan yang seru dan mengasyikan. Mengarungi sungai, menerjang jeram-jeram dan menikmati keindahan alam hutan, dan pedesaan membuat perjalanan berarung jeram menjadi suatu pengalaman yang mengesankan.
Berjarak 2 jam dari kota Medan, Sungai wampu yang berlokasi di Marike ? Langkat, merupakan tipe sungai dalam dan menawarkan pesona alam hutan tropis dan lembah sungai dengan tebing-tebing dan air terjun yang menawan. Dalam pengarungan, pemandu akan membawa anda menyinggahi dan mandi di sumber air panas dan anak sungai yang jernih dan tenang. Makan siang di tepi sungai merupakan paket special yang akan anda dapatkan dalam mengikuti wisata arung jeram di sungai wampu ini.
Tidak jauh dari Kota Binjai, terdapat satu lagi lokasi wisata arung jeram, yaitu di Sungai Bingei. Dari Medan hanya membutuhkan waktu satu jam perjalan naik kendaraan bermotor. Sungai Bingei memiliki karakter sebagai sungai dangkal bebatuan. Berair jernih dan memiliki jeram yang lumayan banyak, membuat pengarungan menjadi lebih menantang dan seru. Apalagi menjelang finish, pengarungan disudahi dengan meluncur di bendungan setinggi hampir 9 meter. Dengan kemiringan bendungan mencapai 45 derajat, dijamin momen ini akan memompa adrenalin anda lebih kencang lagi.
OUTBOUND TRAINING
Saat ini banyak perusahaan yang memilih kegiatan adventure dalam bentuk pelatihan di alam terbuka (outbound training) bagi pengembangan kapasitas sumber daya di perusahaannya. Berbagai macam kegiatan lapangan dikombinasikan sesuai dengan sasaran yang hendak dicapai oleh perusahaan bagi karyawannya. Ada yang bertujuan untuk melatih kerjasama (team building), kepemimpinan, problem solving, maupun untuk meningkatkan motivasi kerja.
Kegiatan dirancang bervariasi, dari bentuk-bentuk simulasi tantangan di alam, sampai pada kegiatan menguji keberanian seperti berpindah dari pohon ke pohon dengan melintasi tali-tali yang terpasang (high rope)ditambah dengan meluncur dari ketinggian (fying fox dan rappeling). Termasuk mengkombinasikannya dengan kegiatan berarung jeram. Bahkan ada yang memilih sekalian berkemah sebagai bentuk dari membangun keakraban dan kebersamaan.
Untuk memenuhi kebutuhan pelatihan di alam terbuka tersebut, Rapidplus telah memiliki fasilitas untuk mendukung kebutuhan outbound tersebut. Salah satunya adalah Pamah Durian Camp berada di tepi sungai Wampu di Marike dan satu lagi Alam Jaya Camp di Sungai Bingei Namo sira-sira Langkat.
Kedua camp memiliki fasilitas standar untuk kegiatan di alam terbuka, seperti lapangan, camping ground, pondok makan, toilet, dan pondok istirahat. Bahkan di Alam Jaya Camp telah memiliki fasilitas lebih beragam seperti High rope dan Flying Fox, kolam pancing dan panggung hiburan.
Alam Jaya Camp berjarak hanya 35 km dari Kota Medan, dan dapat ditempuh naik kendaraan bermotor dalam waktu 45 menit. Sehingga sangat ideal untuk dimanfaatkan sebagai sarana pelatihan Outbound maupun kegiatan perusahaan lainnya seperti Outing dan Gathering.